Makanan khas Jawa Tengah memang kaya rasa dan sarat tradisi. Dua hidangan yang sering membuat orang bingung adalah tongseng dan tengkleng. Sekilas keduanya terlihat mirip karena sama-sama berbahan dasar daging kambing dan berkuah, tetapi ternyata ada banyak perbedaan yang membuat masing-masing punya karakter unik. Moms, kalau penasaran apa saja bedanya, yuk simak penjelasan lengkap berikut!
Beda Tongseng dan Tengkleng
Meski sama-sama berasal dari Solo dan menggunakan bahan dasar daging kambing, tongseng dan tengkleng memiliki karakter yang berbeda. Banyak orang mengira keduanya mirip karena sama-sama makanan berkuah, tetapi jika diperhatikan lebih detail, perbedaan keduanya cukup jelas, mulai dari bahan utama, kuah, bumbu, hingga cara penyajian.
Untuk Moms yang ingin mengenal lebih jauh, berikut adalah perbandingan lengkap antara tongseng dan tengkleng yang bisa jadi panduan sebelum memilih menu favorit keluarga.
|
Aspek |
Tongseng |
Tengkleng |
|
Bahan Utama |
Daging kambing empuk, kadang dengan sedikit lemak |
Tulang kambing dengan sedikit daging menempel |
|
Kuah |
Kental, pekat, menggunakan santan |
Bening, encer, tanpa santan |
|
Bumbu |
Mirip gulai tapi terdiri dari kunyit, jahe, lengkuas, santan |
Lebih ringan karena terdiri dari bawang merah, bawang putih, sedikit rempah |
|
Cita Rasa |
Gurih-manis, ditambah kecap manis |
Gurih-pedas, segar dengan cabai rawit |
|
Pelengkap |
Kol, tomat, cabai hijau |
Tidak menggunakan sayuran |
|
Tekstur |
Lembut dan berlemak |
Chewy karena tulang dan sumsum |
|
Asal Daerah |
Solo, populer di warung sate kambing |
Solo, khas pasar tradisional seperti Pasar Klewer |
1. Bahan Utama
Tongseng biasanya menggunakan potongan daging kambing yang empuk, kadang disertai sedikit lemak agar rasanya lebih gurih. Sementara itu, tengkleng memakai tulang kambing dengan sedikit daging yang menempel. Inilah yang membuat tengkleng punya sensasi chewy dan rasa kaldu yang lebih kuat karena sumsum tulang ikut larut dalam kuah.
2. Kuah
Kuah tongseng cenderung kental dan berwarna pekat karena menggunakan santan. Proses memasaknya mirip gulai, sehingga menghasilkan rasa gurih yang kaya. Sebaliknya, kuah tengkleng lebih bening dan encer karena tidak memakai santan. Hal ini membuat tengkleng terasa lebih ringan dan segar, cocok untuk Moms yang tidak suka makanan berkuah terlalu berlemak.
3. Bumbu
Dari segi bumbu, tongseng menggunakan rempah lengkap seperti kunyit, jahe, lengkuas, dan santan, sehingga rasanya mirip gulai. Tengkleng lebih sederhana, bumbunya mirip sup berbumbu dengan dominasi bawang merah, bawang putih, dan sedikit rempah. Moms bisa menambahkan Masako® Rasa Sapi agar rasa gurih alami lebih mantap tanpa harus menambah banyak garam.
4. Cita Rasa
Tongseng memiliki cita rasa gurih cenderung sedikit manis karena ditambahkan kecap manis saat dimasak. Olahan daging kambing ini memiliki kuah pekat dan kaya rempah, cocok untuk pecinta rasa bold. Tengkleng justru lebih gurih-pedas dan segar, karena kuahnya ringan dan biasanya diberi cabai rawit utuh untuk sensasi pedas alami.
5. Pelengkap
Tongseng yang jadi andalan makanan khas Jawa Tengah biasanya dimasak bersama sayuran seperti kol, tomat, dan kadang cabai hijau. Ini membuat hidangan lebih berwarna dan kaya serat. Tengkleng tidak menggunakan sayuran, fokus pada tulang dan kuah gurih. Moms bisa menambahkan lalapan segar sebagai pendamping tengkleng agar lebih seimbang.
6. Tekstur
Tekstur tongseng lebih lembut karena menggunakan daging kambing yang empuk dan kuah bersantan. Tengkleng punya tekstur chewy karena tulang dan sumsum yang menempel, memberikan sensasi unik saat disantap. Kuahnya yang encer juga membuat tengkleng terasa lebih ringan.
7. Asal Daerah dan Popularitas
Keduanya berasal dari Solo, Jawa Tengah. Namun, tongseng lebih populer di warung sate kambing, biasanya disajikan bersama sate dan gulai. Tengkleng identik dengan pasar tradisional seperti Pasar Klewer, menjadi sajian khas yang menggugah selera para pecinta kuliner klasik.
Masako® Rasa Sapi untuk Rasa Gurih Praktis
Untuk dua hidangan berbahan daging kambing ini, Moms bisa mengandalkan Masako® Rasa Sapi supaya rasa kuah makin kaya dan gurih alami tanpa perlu menambah banyak garam. Kaldu sapinya memperkuat cita rasa rempah, baik di tongseng yang kuahnya pekat maupun tengkleng yang kuahnya lebih ringan.





