Yodium adalah salah satu mineral penting yang sering terlupakan, padahal tubuh sangat membutuhkannya agar tetap sehat. Dalam jumlah yang tepat, yodium berperan besar dalam menjaga fungsi hormon, metabolisme, dan perkembangan otak.
Banyak orang mengenal yodium hanya sebagai kandungan pada garam dapur, tapi sebenarnya fungsinya jauh lebih luas. Yuk, kenali apa saja manfaat yodium untuk kesehatan dan kenapa penting untuk memastikan asupannya cukup setiap hari.
Hubungan Yodium dengan Garam
Saat ini, garam beryodium menjadi sumber utama asupan yodium bagi kebanyakan orang. Kandungan ini ditambahkan agar masyarakat bisa mendapatkan cukup yodium tanpa harus mengonsumsi makanan khusus.
Namun, perlu diingat bahwa yodium adalah mineral, bukan sama dengan garam. Artinya, garam hanya menjadi media untuk membantu tubuh memperoleh kebutuhan yodium harian dengan lebih mudah.
12 Manfaat Yodium untuk Kesehatan Tubuh
Tubuh manusia memerlukan yodium dalam jumlah yang cukup untuk menjalankan berbagai fungsi penting. Mineral ini mungkin kecil kadarnya, tapi dampaknya besar bagi kesehatan. Berikut ini adalah manfaat yodium yang penting untuk kamu ketahui:
-
Menjaga Kesehatan Tiroid
Melansir dari Cleveland Clinic, yodium berfungsi membentuk hormon tiroid (T3 dan T4) yang mengatur metabolisme tubuh. Kekurangan yodium bisa menyebabkan gangguan tiroid seperti hipotiroidisme.
-
Mencegah Penyakit Gondok
Kekurangan yodium membuat kelenjar tiroid membesar, menyebabkan penyakit gondok. Mengkonsumsi garam beryodium membantu mencegah kondisi ini.
-
Mengelola Hipertiroidisme
Melansir dari Healthline, dalam dosis tertentu, yodium digunakan untuk membantu menstabilkan produksi hormon tiroid yang berlebih.
-
Membantu Pengobatan Kanker Tiroid
Yodium radioaktif kadang digunakan secara medis untuk menghancurkan jaringan tiroid yang rusak akibat kanker.
-
Mengobati Penyakit Payudara Fibrokistik
Asupan yodium yang cukup dapat membantu mengurangi nyeri dan benjolan ringan pada payudara akibat kondisi fibrokistik.
-
Mendukung Perkembangan Otak Janin dan Bayi
Bagi ibu hamil dan menyusui, yodium sangat penting untuk perkembangan otak bayi. Kekurangan yodium dapat menyebabkan gangguan kognitif dan pertumbuhan lambat.
-
Meningkatkan Fungsi Kognitif Anak
Anak-anak dengan asupan yodium cukup terbukti memiliki konsentrasi dan daya ingat yang lebih baik.
-
Menjaga Berat Badan Normal
Karena mengatur metabolisme, yodium juga berperan dalam menjaga berat badan tetap stabil.
-
Mencegah Gangguan Otak pada Janin
Kekurangan yodium selama masa kehamilan dapat mengakibatkan risiko keterlambatan mental dan fisik pada bayi.
-
Membantu Proses Metabolisme Tubuh
Yodium membantu tubuh mengubah makanan menjadi energi, sehingga kamu tidak mudah lelah.
-
Menstabilkan Detak Jantung dan Tekanan Darah
Hormon tiroid yang diproduksi dari yodium juga berperan dalam menjaga ritme jantung dan tekanan darah agar tetap normal.
-
Mengobati dan Mencegah Infeksi secara Topikal
Larutan yodium sering digunakan sebagai antiseptik alami untuk membersihkan luka dan mencegah infeksi kulit.
Makanan yang Mengandung Yodium
Selain dari garam beryodium, kamu juga bisa mendapatkan yodium dari berbagai makanan seperti:
- Ikan laut (tuna, kembung, dan bandeng)
- Rumput laut
- Udang dan kepiting
- Telur
- Susu dan produk olahannya
Kombinasi makanan tersebut bisa membantu memenuhi kebutuhan yodium harian tanpa harus menambah konsumsi garam berlebihan
Meskipun garam beryodium penting, konsumsi garam berlebih juga tidak baik bagi kesehatan. WHO merekomendasikan batas konsumsi garam tidak lebih dari 5 gram per hari (sekitar satu sendok teh). Jadi, pilihlah produk masakan dengan kandungan garam seimbang namun tetap gurih.
Baca Juga: Berapa Batas Konsumsi Garam per Hari? Ini Kata WHO
Masako® Light, Pilihan Bijak untuk Rasa Gurih Lebih Sehat
Untuk kamu yang ingin menjaga asupan garam tapi tetap ingin rasa masakan yang lezat, Masako® Light bisa jadi pilihan tepat.
Dengan 25% lebih sedikit garam dibandingkan varian reguler, rasa kaldu ayamnya tetap gurih alami karena dibuat dari daging ayam asli dan rempah pilihan.
Masako® membantu kamu menciptakan masakan lezat, bergizi, dan seimbang karena rasa gurihnya pas tanpa perlu menambahkan banyak garam. Yuk, mulai hidup sehat dengan rasa yang tetap nikmat!
SOURCE:
- Clinic, C. (2023, September 7). 5 health benefits of iodine. Cleveland Clinic. Diakses dari 15 Oktober 2025 https://health.clevelandclinic.org/benefits-of-iodine
- Cherney, K. (n.d.). Iodine uses: Benefits, side effects, recommendations, and more. Healthline. Diakses dari 15 Oktober 2025 https://www.healthline.com/health/iodine-uses





