Garam memang memiliki manfaat untuk tubuh, seperti menjaga keseimbangan cairan dan mendukung fungsi saraf. Namun, jika dikonsumsi berlebihan, dampaknya bisa berbahaya. Risiko hipertensi dan penyakit jantung adalah dua masalah kesehatan yang paling sering muncul akibat asupan garam berlebih.
Yuk, kita bahas batas konsumsi garam per hari, daftar makanan tinggi garam yang harus diwaspadai, serta cara mengurangi asupan garam tanpa mengorbankan cita rasa!
Batas Konsumsi Garam Per Hari Menurut WHO
WHO merekomendasikan maksimal 5 gram garam per hari atau setara dengan 2.000 mg natrium. Sayangnya, banyak orang mengonsumsi jauh lebih banyak dari angka ini, terutama karena makanan olahan dan fast food. Moms, penting banget untuk mulai memperhatikan jumlah garam dalam setiap menu agar terhindar dari risiko kesehatan.
Risiko Kesehatan dari Konsumsi Garam Berlebih
Beberapa masalah yang bisa muncul dari konsumsi garam berlebih, yakni:
-
Tekanan Darah Tinggi
Natrium berlebih membuat tubuh menahan lebih banyak cairan, meningkatkan tekanan darah. -
Penyakit Jantung
Tekanan darah tinggi memaksa jantung bekerja lebih keras, memicu gangguan jantung. -
Stroke
Pembuluh darah bisa rusak akibat tekanan tinggi, meningkatkan risiko stroke. -
Gangguan Ginjal
Beban kerja ginjal meningkat karena harus membuang natrium berlebih.
12 Makanan Tinggi Garam yang Harus Dibatasi
Mengonsumsi garam berlebihan dapat meningkatkan risiko hipertensi, penyakit jantung, dan gangguan ginjal. Karena itu, Moms perlu mengenali makanan yang mengandung natrium tinggi agar bisa mengontrol asupan sesuai batas konsumsi garam per hari. Berikut ini makanan yang sebaiknya dibatasi:
1. Mie Instan
Satu bungkus mie instan sudah mengandung hampir seluruh batas garam harian. Bumbunya memang bikin nikmat, tapi kalau dikonsumsi sering, bisa memicu tekanan darah naik.
2. Keripik Kentang dan Camilan Asin
Rasa gurihnya bikin nagih, tapi justru berasal dari garam dan penyedap dalam jumlah besar. Kalau sering dimakan, tubuh bisa menahan cairan dan membuat tekanan darah meningkat.
3. Fast Food
Burger, fried chicken, dan kentang goreng mengandung garam dari bumbu, saus, dan proses pengolahannya. Makan satu paket saja bisa membuat asupan garam harian melonjak.
4. Sosis dan Nugget
Produk olahan ini tinggi garam karena diawetkan agar tahan lama. Terlalu sering makan bisa menambah beban kerja ginjal dan jantung.
5. Keju Olahan
Rasanya gurih dan creamy, tapi garam di dalamnya cukup tinggi. Makan terlalu banyak keju bisa membuat tubuh menahan air dan menaikkan tekanan darah.
6. Roti Tawar Kemasan
Meski rasanya tidak asin, roti tetap mengandung garam untuk menjaga tekstur dan daya tahan. Kalau dimakan setiap hari tanpa disadari bisa menambah asupan garam tubuh.
7. Kecap Asin dan Saus Botolan
Satu sendok saja sudah tinggi natrium. Penggunaan berlebihan dalam masakan bisa membuat konsumsi garam jauh melampaui batas aman.
8. Makanan Kaleng
Sarden, sup instan, atau sayur kaleng biasanya tinggi garam untuk pengawetan. Jika sering dikonsumsi, bisa memicu pembengkakan dan tekanan darah naik.
9. Kerupuk
Teksturnya ringan tapi kandungan garamnya tinggi. Apalagi kalau dimakan bersama lauk asin, total asupan garam bisa berlipat.
10. Snack Kemasan
Sebagian besar snack asin mengandung banyak garam untuk menjaga kerenyahan dan rasa. Makin sering dimakan, makin sulit tubuh menyesuaikan diri dengan rasa alami makanan.
11. Daging Asap
Proses pengasapan menggunakan garam sebagai pengawet alami. Kalau terlalu sering dikonsumsi, bisa memengaruhi fungsi ginjal dan jantung.
12. Pizza
Perpaduan keju, saus, dan daging olahan bikin rasanya lezat tapi sangat tinggi garam. Dua potong saja bisa melampaui batas konsumsi harian.
Baca Juga: 10 Menu Hangat yang Cocok Dinikmati saat Musim Hujan
Masako® Light Bumbu dengan 25% Lebih Sedikit Garam
Moms, kalau ingin tetap menjaga rasa gurih tanpa khawatir kelebihan garam, pilih Masako® Light. Keunggulannya:
- 25% lebih sedikit garam (natrium) dibandingkan Masako reguler.
- Tetap memberikan rasa gurih pas dan kaldu lezat.
- Praktis untuk berbagai bumbu masakan Indonesia.
Dengan Masako® Ayam Light, Moms bisa memasak menu makanan sehat dan bergizi tanpa mengorbankan rasa.
Mengurangi garam bukan berarti mengurangi kenikmatan. Dengan membatasi makanan tinggi garam, memilih bahan segar, dan menggunakan bumbu rendah garam seperti Masako® Ayam Light, Moms bisa menjaga kesehatan keluarga sekaligus tetap menikmati masakan lezat.





