15 Teknik memasak yang Wajib Dikuasai

Share

Bagi sebagian ibu rumah tangga yang sering menghabiskan waktunya di dapur, tentu sudah tidak asing lagi dengan teknik memasak paling umum seperti menumis, menggoreng, merebus, mengukus, hingga memanggang sederhana. Namun, selain teknik dasar tersebut, ada juga teknik memasak lain yang semakin populer dipakai di dapur Indonesia seperti stir frying (tumis cepat), braising (ungkep), pan searing, smoking (pengasapan), dan stew (semur/gulai) yang bisa membuat masakan terasa lebih variatif dan lezat. Yuk, simak penjelasan lengkapnya berikut ini!

15 Teknik memasak yang Wajib Dikuasai

Agar kemampuan memasak semakin meningkat, berikut ini beberapa teknik memasak yang mengandalkan api panas atau suhu tinggi yang wajib Moms pelajari di rumah:

1. Teknik boiling

Teknik memasak dengan metode boiling atau yang lebih dikenal dengan merebus merupakan teknik memasak yang paling mudah untuk dilakukan. Alat yang digunakan untuk memasak dengan teknik merebus adalah panci. Teknik ini dilakukan dengan memasak makanan dengan mendidihkan air hingga suhu 100 derajat Celcius di mana beberapa bahan makanan direndam di dalam air dingin (suhu ruangan) dan direbus hingga empuk. Namun ada juga bahan makanan yang baru bisa dimasak saat air mendidih terlebih dahulu seperti daging agar kandungan gizinya tidak banyak terbuang.

Bisa dibilang bahwa teknik merebus merupakan teknik memasak yang cukup sehat sebab makanan akan lebih mudah dicerna. Meski begitu, penting juga untuk memperhatikan lamanya waktu perebusan agar tidak mengubah warna, tekstur, dan kandungan gizi di dalamnya.

2. Teknik grilling

Selanjutnya ada teknik grilling atau memanggang di atas api atau panas secara langsung. Berbeda dengan baking, teknik memasak yang satu ini membuat bahan masakannya langsung mengenai sumber panasnya, seperti arang, kayu, listrik, dan gas. Agar dapat matang sempurna, biasanya bahan masakan yang akan dipanggang akan dipotong dalam ukuran yang kecil, dimarinasi dengan bumbu, kemudian diletakkan di atas tungku untuk dipanggang hingga matang dan bumbu meresap sempurna.

Baca Juga: Resep Mie Goreng Sederhana Nikmat disantap Ramai - Ramai

3. Teknik memasak steaming

Dikenal juga dengan teknik mengukus di mana bahan masakan tidak langsung menyentuh air, sehingga kandungan gizinya tidak banyak yang hilang, seperti klorofil, vitamin C, protein, dan gula jika dibandingkan dengan teknik merebus. Beberapa makanan yang cocok dimasak menggunakan teknik mengukus antara lain dimsum, siomay, pembuatan kue, dan lauk pauk seperti pepes.

4. Teknik roasting

Roasting adalah teknik memanggang bahan makanan dalam bentuk besar di dalam oven. Berbeda dengan grilling, bahan makanan yang dimasak menggunakan teknik roasting biasanya akan ditempatkan pada pan, rak, atau ditusuk menggunakan batang stainless steel agar bisa diputar. Untuk menjaga warna makanan agar tetap menarik, lezat, dan tidak terlalu kering bahkan gosong di bagian luarnya, coba oleskan butter atau margarin sebelum proses roasting dilakukan.

5. Teknik poaching

Teknik poaching atau penguapan merupakan teknik memasak dengan menggunakan suhu yang lebih rendah, yaitu sekitar 70-80 derajat Celcius sehingga protein dan bahan yang dimasak tidak hancur. Selain menggunakan air, poaching juga bisa dilakukan dengan menggunakan air kaldu, cuka, atau jus buah. Beberapa bahan makanan yang dapat diolah menggunakan teknik poaching adalah daging, unggas, otak sapi, telur, ikan, buah-buahan, dan sayur.

Baca Juga: Resep Lengkap Ayam Bakar dengan Bumbu yang Meresap

6. Teknik baking

Seperti namanya, teknik baking merupakan teknik memasak dengan menggunakan panas secara tidak langsung dan memasak dari semua sisi bahan makanan. Berbeda dengan roasting yang biasanya digunakan untuk memanggang daging atau sayuran, teknik baking  digunakan untuk memanggang kue dan roti menggunakan oven dengan suhu yang lebih rendah. Teknik ini memanfaatkan uap panas dalam oven dengan tujuan agar makanan bisa matang dengan merata di semua sisi.

7. Teknik deep frying sauteing

Teknik deep frying sauteing adalah teknik menumis dengan menggunakan minyak yang lebih banyak, wok berukuran besar, dan suhu yang lebih besar. Teknik memasak ini biasanya digunakan untuk memasak menu Chinese food. Sedangkan teknik memasak dengan memakai sedikit minyak disebut sauteing atau menumis yang biasanya digunakan untuk menumis sayuran.

8. Teknik simmering

Berbeda dengan teknik boiling yang menggunakan suhu tinggi untuk merebus air, teknik memasak simmering mengandalkan api yang lebih kecil untuk memasak, sehingga memakan waktu yang lebih lama. Jika boiling menghasilkan gelembung air yang besar, lain halnya dengan simmering yang menghasilkan gelembung kecil. Teknik simmering biasanya digunakan untuk memasak beberapa makanan seperti rawon, soto, kaldu, kari, bakso, santan, dan sup.

9. Teknik memasak deep frying

Teknik memasak yang mengandalkan api panas selanjutnya adalah deep frying atau teknik memasak kering, yaitu merendam bahan makanan di dalam minyak yang sangat panas hingga matang sempurna (kering). Teknik ini biasanya banyak digunakan untuk menggoreng berbagai lauk pauk atau gorengan.

10. Teknik blanching

Merupakan teknik memasak dengan merebus sayuran atau buah ke dalam air yang sudah mendidih dan dicampur satu sendok garam dalam waktu yang sangat singkat. Setelah itu sayur atau buah yang sudah direbus langsung dimasukkan ke dalam air es untuk menghentikan proses memasaknya. Hal ini membuat warna dan tekstur dari sayuran atau buah yang sudah direbus tetap terjaga.

11. Teknik Stir Frying 

Teknik ini berasal dari Tiongkok dan sangat populer di Indonesia. Stir frying menggunakan suhu tinggi dengan proses memasak yang cepat sehingga bahan tidak overcooked. Sayur tetap hijau dan crunchy, daging tetap lembut.

Menu yang paling cocok:

  • capcay
  • oseng sayur
  • mie goreng
  • kwetiau goreng
  • nasi goreng

Keberhasilan teknik ini bergantung pada panas wajan serta kecepatan mengaduk bahan.

12. Teknik Memasak Braising 

Dalam kuliner Indonesia,teknik memasak braising dikenal sebagai ungkep. Bahan dimasak menggunakan sedikit cairan bumbu dengan api kecil dalam waktu lama. Hasilnya, bumbu meresap sempurna dan bahan sangat empuk.

Menu favorit Indonesia yang menggunakan teknik memasak braising:

  • ayam ungkep kuning
  • bebek ungkep
  • iga bumbu rempah
  • daging empuk untuk semur

Teknik ini juga cocok sebagai meal prep karena bisa disimpan dan diolah ulang menjadi goreng, bakar, atau tumis.

13. Teknik Pan Searing

Pan searing melibatkan wajan yang sangat panas untuk menghasilkan efek karamelisasi dan warna kecokelatan pada permukaan bahan. Teknik ini biasanya digunakan untuk:

  • salmon
  • steak ayam
  • daging sapi
  • tahu / tempe pan sear

Pan searing membuat rasa lebih kuat sekaligus menjaga tekstur juicy di dalam.

14. Teknik Smoking

Teknik pengasapan digunakan sejak dahulu sebagai cara mengawetkan makanan. Aroma smoky dari arang atau kayu membuat rasa makanan menjadi sangat khas.

Contoh makanan Indonesia yang menggunakan teknik ini:

  • cakalang fufu
  • ayam asap
  • bebek asap
  • ikan roa

Smoking biasanya membutuhkan waktu lama, tetapi hasilnya sangat aromatik.

15. Teknik Stew 

Stew adalah teknik memasak bahan dalam kuah bumbu kental dengan api kecil dalam waktu lama. Teknik ini banyak digunakan di kuliner Indonesia.

Contoh menu stew Indonesia:

  • semur daging
  • semur tahu tempe
  • gulai ayam
  • kari kambing
  • kari Aceh

Teknik ini menghasilkan rasa manis-gurih yang meresap hingga ke dalam bahan makanan.

Bumbu Masak Masako®

Nah, dari beberapa teknik memasak di atas, mana yang paling Moms kuasai? Apapun teknik memasak yang Moms gunakan, pastikan untuk selalu menambahkan rangkaian produk dari Masako® seperti:

1. Masako® Rasa Ayam

Cocok untuk menu berbasis ayam dan sayuran. Gurihnya pas, terbuat dari daging ayam asli pilihan.

2. Masako® Rasa Sapi

Pilihan terbaik untuk menu berbasis sapi dan sayuran, memberikan rasa kaldu sapi yang kaya dan lezat, terutama untuk masakan berkuah.

3. Masako® Light (25% Lebih Sedikit Garam)

Varian rendah garam dengan 25% lebih sedikit natrium dibandingkan varian lainnya, tetap gurih dan lezat untuk Moms yang ingin masak lebih sehat.

4. Masako® Jamur

Alternatif sehat dari bahan nabati, cocok untuk menu berbasis seafood (termasuk ikan) dan sayuran. Dibuat dari tiga jenis jamur asli, yaitu jamur kancing, tiram, dan shitake; dengan rasa gurih alami tanpa tambahan MSG.

Rasa gurih pas Masako® membantu setiap masakan terasa lebih lezat, praktis, dan tetap sesuai selera keluarga Indonesia.

Subscribe untuk update resep bergizi dan info promo menarik dari Masako®