Tak bisa dipungkiri bahwa daging ayam menjadi salah satu makanan favorit banyak orang. Selain memiliki rasa yang lezat, tekstur daging yang lembut, dan bisa diolah menjadi berbagai macam menu lezat favorit keluarga, banyak juga manfaat daging ayam bagi kesehatan tubuh yang bisa kita dapatkan, loh. Yuk, simak penjelasan mengenai kandungan gizi dan manfaat ayam bagi kesehatan berikut ini!
Apakah Baik Makan Ayam Setiap Hari?
Banyak orang bertanya-tanya, “Sebenarnya aman tidak kalau makan ayam hampir setiap hari?” Jawabannya: aman, selama porsinya tepat, cara memasaknya sehat, dan memilih bagian daging ayam yang lebih rendah lemak. Berikut penjelasan lengkapnya:
1. Daging ayam adalah sumber protein tinggi yang aman dikonsumsi harian
Ayam, terutama bagian dada ayam, mengandung protein berkualitas tinggi yang diperlukan tubuh setiap hari untuk membangun otot, memperbaiki sel, dan menjaga fungsi metabolisme.
2. Pilih bagian daging ayam yang lebih sehat
Mengonsumsi ayam setiap hari akan lebih menyehatkan jika memilih bagian:
- Dada ayam adalah bagian yang lebih rendah lemak
- Paha atas tanpa kulit lebih juicy, tapi kadar lemak masih rata-rata
Sementara bagian seperti sayap dan kulit ayam sebaiknya dibatasi karena kandungan lemaknya lebih tinggi.
3. Cara memasak memengaruhi tingkat kesehatannya
Jika Moms mengonsumsi ayam setiap hari dalam bentuk goreng tepung yang berminyak, tentu risikonya berbeda dengan ayam yang dikukus atau dipanggang.
Metode memasak yang lebih sehat:
- Rebus
- Kukus
- Sup
- Tumis dengan minyak sedikit
- Panggang oven
- Sauté dengan sedikit minyak
- Grilling
Metode yang sebaiknya tidak terlalu sering:
- Goreng deep fry
- Goreng tepung berulang kali
- Masak dengan banyak santan kental setiap hari
4. Gunakan bumbu rendah garam untuk konsumsi harian
Untuk konsumsi harian, Moms bisa menggunakan penyedap dengan kadar garam lebih ringan seperti Masako® Light, agar asupan natrium tetap terkontrol.
Dengan porsi yang tepat dan cara memasak yang sehat, mengonsumsi ayam setiap hari justru membantu tubuh mendapatkan protein lengkap dan nutrisi penting lain yang dibutuhkan setiap hari.
Kandungan Gizi Ayam
National Chicken Council menjelaskan bahwa daging ayam merupakan sumber protein berkualitas tinggi (mengandung sembilan jenis asam amino), rendah natrium, dan rendah lemak yang sangat baik untuk kesehatan tubuh.
Selain mengandung sembilan jenis asam amino esensial (bahan penyusun protein) yang dibutuhkan untuk mendukung pertumbuhan otot tubuh, daging ayam juga mengandung beberapa nutrisi seperti:
1. Vitamin B12
Berperan penting dalam pembentukan sel darah merah, produksi energi, kesehatan kulit, rambut, dan sistem saraf.
2. Triptofan
Membantu produksi serotonin yang dapat memperbaiki suasana hati dan mengurangi peradangan tubuh.
3. Kolin
Mendukung perkembangan otak janin, kesehatan hati, dan metabolisme lemak.
4. Zinc
Berfungsi memperkuat kekebalan tubuh serta membantu perbaikan sel yang rusak.
5. Zat Besi
Mengangkut oksigen ke seluruh tubuh dan mencegah kelelahan.
6. Tembaga
Mendukung metabolisme tubuh, kesehatan tulang, dan pembentukan sel darah.
Dari kandungan gizi tersebut, jelas bahwa mengonsumsi ayam bukan hanya mengenyangkan, tetapi juga memberikan banyak manfaat penting bagi tubuh.
10 Manfaat Ayam Bagi Kesehatan
Tak hanya mengenyangkan, simak juga beberapa kelebihan makan ayam sebagai sumber protein berkualitas tinggi bagi kesehatan tubuh kita berikut ini:
1. Meningkatkan kesehatan tulang
Protein dalam daging ayam membantu menjaga kepadatan tulang dan mencegah osteoporosis. Konsumsi ayam secara teratur dapat memperkuat struktur tulang terutama pada orang dewasa dan lansia.
2. Mendukung tumbuh kembang anak & masa kehamilan
Kandungan kolin, zat besi, zinc, B12, dan protein pada ayam sangat dibutuhkan oleh:
- Ibu hamil (untuk perkembangan otak janin)
- Anak usia dini (untuk mendukung pertumbuhan 1.000 HPK)
Ayam termasuk makanan nutrient-dense, alias kaya gizi penting dalam satu porsi.
3. Mengatur kadar gula darah
Daging ayam bagian gelap mengandung vitamin B kompleks dan mineral (zat besi, zinc) yang membantu menjaga stabilitas gula darah.
4. Memenuhi nutrisi penting yang jarang dikonsumsi
Dalam satu porsi dada ayam tanpa kulit, Moms akan mendapatkan:
- Vitamin D
- Kalsium
- Kalium
- Zat besi
Padahal nutrisi-nutrisi tersebut sering kurang dari pola makan harian.
5. Menurunkan risiko penyakit kronis
Konsumsi daging ayam dengan cara masak yang sehat dapat membantu menurunkan risiko:
- Penyakit jantung
- Diabetes
- Kanker tertentu
Asal diolah tanpa minyak berlebih dan rendah garam.
6. Meningkatkan massa otot & membantu diet
Protein ayam yang tinggi dapat membantu:
- Meningkatkan massa otot
- Membantu pembakaran lemak
- Mengenyangkan lebih lama
- Mendukung diet seimbang
Inilah alasan ayam sering menjadi makanan wajib bagi orang yang sedang diet sehat.
7. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh
Ayam mengandung vitamin B16 dan vitamin B kompleks lainnya yang penting untuk kekebalan tubuh. Tidak heran sup ayam sering dijadikan makanan saat sedang sakit flu atau demam.
8. Membantu Kinerja Otak & Fungsi Saraf
Ayam mengandung kolin, vitamin B12, dan niacin yang berperan penting dalam menjaga kesehatan saraf dan fungsi otak. Nutrisi ini membantu meningkatkan konsentrasi, mendukung memori jangka panjang, serta menjaga kestabilan suasana hati. Karena itu, konsumsi ayam secara rutin dapat membantu menjaga kesehatan sistem saraf, terutama bagi anak dalam masa belajar dan orang dewasa yang aktif bekerja.
9. Mendukung Produksi Energi Sehari-Hari
Ayam kaya vitamin B kompleks, terutama B3 (niacin) dan B6, yang berperan dalam memecah karbohidrat menjadi energi. Ini membuat tubuh tidak mudah lelah, lebih fokus, dan tetap bertenaga sepanjang hari. Tidak heran ayam sering menjadi menu pilihan untuk makan siang karena mampu memberi energi cepat namun tetap ringan.
10. Menyehatkan Kulit, Rambut, dan Proses Regenerasi Sel
Kandungan protein tinggi, vitamin B12, dan zinc pada ayam membantu proses regenerasi sel tubuh. Nutrisi ini mendukung kesehatan kulit agar tetap lembap dan elastis, serta membantu pertumbuhan rambut yang kuat. Selain itu, zinc berperan penting dalam penyembuhan luka—sehingga konsumsi ayam bisa menjadi bagian dari pola makan yang mendukung perbaikan jaringan tubuh.
5 Tips Memasak Ayam dengan Benar
Agar dapat menciptakan hidangan lezat sekaligus merasakan manfaat ayam dengan optimal, pastikan untuk mengolahnya dengan memerhatikan beberapa tips berikut ini:
1. Memilih ayam yang lebih muda
Tak boleh sembarangan, pemilihan ayam merupakan hal yang harus diperhatikan. Untuk mendapatkan hidangan ayam yang empuk dan lezat, sebaiknya pilih ayam yang masih muda karena tekstur dagingnya yang tidak terlalu keras dan kering saat dimasak.
2. Pisahkan peralatan memasak
Untuk mencegah penyebaran kuman dan bakteri pada sayuran serta bahan makanan lainnya, sebaiknya pisahkan peralatan memasak di rumah. Siapkan pisau dan talenan khusus untuk daging ayam dan usahakan agar tidak menggunakannya untuk memotong bahan makanan lain. Hal yang tak kalah pentingnya adalah pastikan untuk mencuci tangan sebelum dan setelah mengolah daging ayam untuk mencegah kontaminasi kuman dan bakteri.
3. Hindari mencuci daging ayam
Alih-alih mencuci daging sebelum diolah, Moms bisa langsung membumbui dan memasaknya. Sebab dengan mencuci daging ayam sebelum memasaknya justru dapat meningkatkan risiko penyebaran bakteri dari daging ke manusia dan menyebabkan masalah kesehatan. Tak perlu khawatir, sebab bakteri yang ada pada daging akan langsung mati saat terpapar suhu tinggi ketika proses memasak.
4. Jangan terlalu lama menyimpan daging ayam di kulkas
Biasanya daging ayam hanya mampu bertahan antara dua sampai tiga hari saja di dalam lemari es (freezer). Setelah itu akan mengalami penurunan kualitas bahkan bisa membusuk jika disimpan terlalu lama di dalam lemari es. Oleh karena itu, sebaiknya hindari untuk menyimpan daging ayam terlalu lama. Jika ingin mencairkan ayam yang beku, simpan di dalam chiller (bukan di suhu ruangan) untuk mencegah pertumbuhan bakteri yang membuat daging ayam cepat membusuk.
Baca Juga: Moms, Ternyata Ini Perbedaan Kaldu Sapi dengan Ayam!
5. Iris ayam mengikuti serat daging
Untuk menghasilkan olahan ayam yang empuk dan bumbu meresap sempurna, terutama untuk ayam panggang, coba iris mengikuti serat dagingnya kemudian dipukul-pukul perlahan. Setelah itu marinasi menggunakan bumbu pilihan sebelum siap dimasak. Pastikan untuk memasaknya hingga matang tanpa meninggalkan bagian daging ayam yang masih berwarna merah muda. Cara ini sangat efektif untuk membunuh bakteri salmonella dan campylobacter yang dapat membahayakan kesehatan tubuh kita.
Bumbu Penyedap Rasa Ayam
Untuk melengkapi kelezatan berbagai olahan ayam di rumah, Moms bisa memilih varian Masako® yang paling sesuai dengan kebutuhan.
- Masako® Light: varian rendah garam dengan 25% lebih sedikit natrium dibandingkan varian lainnya, tetap gurih dan lezat untuk Moms yang ingin masak lebih sehat.
- Masako® Rasa Ayam: Cocok untuk menu berbasis ayam dan sayuran. Gurihnya pas, terbuat dari daging ayam asli pilihan.
Baca Juga: Yuk, Cari Tahu Resep dan Cara Membuat Kaldu Ayam Instan di Rumah!
Nah, itu dia beberapa manfaat daging ayam bagi kesehatan dan tips untuk mengolahnya menjadi aneka hidangan yang nikmat, menyehatkan, dan tentunya membuat tekstur ayam makin empuk dan lembut, sehingga semua anggota keluarga bisa menikmatinya dengan lebih nyaman. Pastikan untuk melengkapi persediaan Masako® di rumah ya, Moms!





